Rabu, 26 Oktober 2016

Ariska Putri dari Indonesia Menang di final Miss Grand International 2016

Indonesia akhirnya mencatatkan sejarah di dunia Internasional, setelah salah satu wakilnya dalam ajang Miss Grand International berhasil pulang membawa mahkota. Indonesia yang diwakili oleh Ariska Putri Pertiwi akhirnya membawa makhkota Miss Grand International 2016. Ia mengalahkan Filipina, Thailand Puerto Rico dan Amerika Serikat. 

Miss Grand International di gelar hari ini pada tanggal 25 Oktober 2016 di Las Vegas, Nevada Amerika Serikat. Claire Parker yang berasal dari Australia memberikan makhkotanya kepada Ariska sebagai pemenang Miss Grand International 2016. 



Ia akan menjadi duta untuk menyebarkan motto "Stop the War" atau hentikan perang.

Ariska otomatis mencatat sejarah sebagai wanita Indonesia pertama yang berhasil memenangi kontes kecantikan bertaraf international! 

Kemenangan tersebut merupakan yang pertama dalam sejarah Indonesia di sebuah kontes kecantikan internasional. Prestasi tersebut terwujud berkat latihan dan persiapan selama hampir setahun. 

"Persiapan dimulai tak lama setelah dia menang Runner Up III Puteri Indonesia 2016 awal Februari lalu. Jadi persiapannya hampir setahun," kata Mega Angkasa, Head of Corporate Public Relations PT. Mustika Ratu Tbk., yang juga menaungi Yayasan Puteri Indonesia (YPI), kepada Wolipop di ujung telepon, Rabu (26/10/2016). 

Persiapan tersebut melibatkan Puteri Indonesia 2014 Elvira Devinamira sebagai mentor. Materi persiapan dari Elvira cukup beragam, mulai dari table manner, public speaking, hingga olah tubuh.

"Elvira sementara ini menjadi prestasi tertinggi di beauty pageant Indonesia karena pernah masuk 15 besar di Miss Universe. Dia juga sangat passionate di kontes kecantikan," ujar Mega tentang alasan Elvira dipilih sebagai mentor. 

Selain itu, Ariska juga mendapat pelatihan makeup dan hair-do, serta perawatan tubuh dari Mustika Ratu. Indonesia sendiri sudah empat kali berkompetisi di Miss Grand International. Berbeda dari kontes kecantikan lainnya, Miss Grand International digelar untuk mencari duta perdamaian dunia. 

Sebagai pemenang, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara ini harus menetap di Bangkok, Thailand, selama setahun untuk menjalankan misi perdamaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar