Senin, 24 Oktober 2016

NasDem minta Jokowi selesaikan program mangkrak di era SBY

Seiring dengan 2 tahun masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo, masih banyak PR-PR yang belum diselesaikan. Entah itu program dari pemerintahan sebelumnya atau pun dari program yang digagas di era Jokowi. Menanggapai hal ini, Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani membantah tudingan Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla hanya melanjutkan program warisan dari era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, banyak terobosan dan wacana program era SBY justru terealisasi di dua tahun Jokowi-JK.


"Menurut saya, memang sebaiknya Pemerintah saat ini menyelesaikan program-program yang dulu masih berupa rencana," kata Irma saat dihubungi merdeka.com, Senin (24/10).

Dia mencontohkan, terobosan dibuat pemerintah Jokowi-JK, di antaranya pembangunan infrastruktur jalan di pedalaman Papua, Kalimantan atau jalan tol Sumatera.

"Jalan-jalan di seluruh Indonesia sekarang sudah dibangun, tol Sumatera (Palembang-Lampung) sedang berjalan pula dengan jalan-jalan lintas di Kalimantan dan Papua. Sudah banyak yang bisa pakai jalan darat," tegasnya.

Kemudian, lanjut Irma, proyek pembangkit listrik di daerah tertinggal hingga jaminan kartu kesehatan gratis bagi 94 juta jiwa warga Indonesia.

"Saat ini juga pembangkit tenaga listrik juga sedang dibangun, 94 juta jiwa penduduk Indonesia mendapatkan jaminan kesehatan," terangnya.

"Dalam kondisi ekonomi dunia yang kurang baik, Pemerintah Jokowi - JK masih tetap berkomitmen untuk memberikan kartu kesehatan gratis atau PBI sebesar 94 juta jiwa atau sekitar kurang lebih 35% dari total penduduk Indonesia," sambung Irma.

Ditambah lagi, komitmen pemerintah yang mencanangkan kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga. Rencana tersebut terbilang sangat baik apabila terealisasi sebab di era SBY baru sebatas wacana.

"Belum lagi komitmen keputusan Presiden terkait harga BBM di seluruh Indonesia harus sama. Dulu itu cuma rencana," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar